Jamu atau obat herbal sebagai salah satu bentuk pengobatan tradisional, memegang peranan penting dalam pengobatan penduduk di negara berkembang. Diperkirakan sekitar 70-80 persen populasi di negara berkembang memiliki ketergantungan pada obat tradisional. Jamu adalah minuman tradisional khas Indonesia yang dipercaya memiliki banyak khasiat. Ada berbagai jenis jamu-jamuan di Indonesia. Hampir di setiap daerah memiliki jamu tradisional khas masing-masing. Jamu gepyokan salah satunya. Ini merupakan jamu yang disarankan oleh para mertua di Jawa untuk diminum oleh calon menantunya. Karena salah satu khasiat jamu ini adalah dapat menghilangkan bau-bauan pada badan.
ASI memang yang paling utama dan bernilai bagi Ibu untuk diberikan ke anak. Karena proses menyusui sendiri dapat mempererat ikatan ibu dan anak ketika masa menyusui tersebut berlangsung. Seharusnya, keutamaan ini dapat mendorong kesadaran ibu dalam menyusui karena saat ini semakin banyak sekali ibu-ibu yang enggan untuk menyusui anak mereka dan memilih memberikan susu formula yang gizinya jauh di bawah susu murni milik Ibu. Untuk Ibu yang bermasalah dengan ASInya, sebenarnya banyak sekali cara untuk menangani jika mau berusaha, contohnya mengonsumsi jamu atau obat herbal yang berperan dalam meningkatkan produksi ASI. Salah satunya adalah Jamu Gepyokan.
Selain berkhasiat untuk ASI dan tubuh, tentunya juga tanpa efek samping. Jamu Gepyokan sanggatlah mudah di dapatkan. Bisa membelinya dari tukang jamu atau bahkan membuat sendiri. Karena cara pembuatannya yang mudah dan bahan-bahannya pun mudah ditemukan.
Nama "Gepyokan" berasal dari bahasa Jawa yang berarti dipukul-pukulkan. Jamu gepyokan juga dikenal dengan sebutan jamu uyup-uyup. Jamu gepyokan terdiri dari rempah-rempah seperti kencur, jahe, laos, bangle, kunir, temulawak, puyang, temugiri dan daun katup. Bahan-bahan tersebut kemudian digepyok hingga halus dan diambil sarinya.
Selain itu, jamu tersebut juga dapat memperlancar keluarnya air susu ibu atau ASI. Banyak juga ibu-ibu yang mengeluhkan karena ASI-nya tidak lancar, jamu ini dapat membantu keluhan para ibu tersebut. Jamu gepyokan juga berkhasiat menghilangkan bau badan, dan mendinginkan perut. Untuk mengurangi rasa pahit dan bau rempah yang kuat, jamu ini dapat dinikmati dengan menambahkan gula atau madu.
Jamu uyup-uyup sangat bervariasi antar pembuat jamu, namun pada umumnya selalu menggunakan bahan empon-empon yang terdiri dari kencur, jahe, bangle, laos, kunir, daun katu, temulawak, puyang, dan temugiring.
Pada umumnya tidak jauh berbeda antar penjual jamu, yaitu semua bahan dicuci bersih tanpa dikupas, selanjutnya empon-empon dirajang (diiris tipis), ditambah bahan-bahan lain, ditumbuk kasar, lalu diperas serta disaring. Perasan dimasukkan ke dalam air matang yang sudah dingin. Selanjutnya ditambahkan gula sampai diperoleh rasa manis sesuai selera. Ramuan selanjutnya dimasukkan ke dalam botol-botol dan siap untuk diperjual belikan.
No comments:
Post a Comment