Ramuan Sehat Jamu Temulawak

Bagi mereka penyuka obat-obatan herbal, mengonsumsi Jamu temulawak pasti sudah bukan sesuatu yang aneh. Temulawak dipercaya memberikan banyak khasiat untuk kesehatan. Di antaranya meningkatkan nafsu makan, mengobati maag, mengatasi inflamasi di pencernaan, bersifat anti-kanker, mempunyai antioksidan tinggi, serta membantu meningkatkan fungsi ginjal dan hati.

Nah, bagi anda yang penasaran apa saja ya khasiat dari jamu temulawak. Yuk, simak artikel berikut!

1. Menambah nafsu makan.
Yes, ternyata benar banget kalau temulawak bisa menambah nafsu makan. Gak cuma untuk anak-anak, bisa juga untuk orang dewasa kok. Ini karena temulawak punya kandungan senyawa kurkuminoid yang bisa menambah nafsu makan.

Agar lebih simple, kamu cukup membeli sari temulawak yang ada di apotek lalu diseduh air hangat. Eh tapi kalau kamu mau memberikannya untuk anak-anak, sari temulawak ini lebih baik tidak diberikan untuk anak dibawah usia 2 tahun ya. Takutnya malah menyebabkan obesitas karena anak terbiasa diberi penambah nafsu makan sejak dini.

2. Mengatasi masalah pencernaan.
Selain untuk penambah nafsu makan, temulawak juga bisa mengatasi masalah pencernaan. Kandungan dalam temulawak dipercaya bisa merangsang produksi empedu yang bisa melancarkan pencernaan. Sebuah rumah sakit khusus untuk penderita gangguan perut dan hati bahkan sudah membuktikan hal ini. Tahun 2006 kemarin, mereka memberikan jamu temulawak untuk pasien-pasiennya. Dan hasilnya? Kondisi pencernaan mereka membaik loh.


3. Meredakan nyeri di perut saat menstruasi.
Kalau kamu sering merasa nyeri di perut saat haid, kamu bisa menggunakan temulawak juga untuk mengatasinya. Temulawak punya kandungan nutrisi yang bersifat dingin sehingga bisa meredakan nyeri sakit perut kamu.

Caranya siapkan temulawak, asam jawa, dan gula aren. Iris-iris semua bahan, lalu rebus sampai airnya tinggal setengah. Nah ramuan ini bisa kamu minum saat sedang nyeri haid, setiap pagi dan sore. Selain itu, ramuan ini juga bisa untuk mengatasi menstruasi yang gak teratur dan menghilangkan bau amis darah menstruasi kamu.

4. Memperlancar ASI.
Ibu menyusui, mana suaranya? Ternyata mengonsumsi temulawak bisa melancarkan ASI loh. Kandungan antioksidannya bisa menstabilkan proses oksidasi nutrisi dalam tubuh. Jika oksidasi nutrisi ini terjadi, produksi ASI pada ibu akan berkurang dan kualitasnya menurun. Sementara oksidasi nutrisi ini tetap dibutuhkan untuk memproduksi protein dan asam lemak dalam ASI.

5. Mengatasi masuk angin
Manfaat temulawak yang sering kali tidak disadari adalah kemampuannya untuk mengatasi masuk angin. Pakar kesehatan menyebutkan jika kandungan di dalam temulawak ternyata memiliki kemampuan dalam mengobati masuk angin sekaligus sakit kepala. Dengan meminum dua hingga tiga gelas jamu temulawak, maka sakit kepala dan masuk angin pun akan mereda.

6. Membantu pengobatan kanker
Sebuah jurnal kesehatan The Prostate mengungkapkan bahwa, temulawak ternyata memiliki kandungan aktif yang mampu membantu pengobatan kanker layaknya kanker payudara, kanker prostat, hingga kanker usus. Penelitian lain yang dilakukan oleh University of Maryland Medical Center juga menyebutkan jika nutrisi di dalam temulawak bisa membunuh perkembangan sel kanker dengan efektif.

7. Mengatasi masalah usus besar
Manfaat temulawak lainnya juga dipercaya mampu membantu mengobati beberapa jenis penyakit, salah satunya adalah gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome), gangguan kantong empedu, dan penyakit liver. Kondisi ini umumnya diiringi gejala-gejala seperti kembung, mual, dan nyeri ulu hati.

8. Memengaruhi metabolisme lemak
Khasiat temulak juga bisa memengaruhi metabolisme lipid atau lemak. Metabolisme lemak adalah proses penguraian asam lemak untuk menjadi energi bagi tubuh. Penelitian ini menemukan, temulawak mengandung bahan aktif selain curcuminoid, yang memengaruhi sistem metabolisme lemak.

No comments:

Post a Comment

Manfaat Kumis Kucing

1. Mengobati Kencing Batu atau Batu Ginjal Manfaat kumis kucing yang pertama adalah mengobati penyakit kencing batu atau batu ginjal, ini m...